Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Bandar Sakong
Casino Online
Bandarq
Agen Bola
domino qq online
 main domino qq online
agen casino online
agen domino qq
agen capsa online
BandarQ Online
Bandar Bola
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
situs judi agen sabung ayam online S128, SV388, SM588 terlengkap Agen Bola Terpercaya
Agen Poker Online Agen Togel Online

Cara Nonton Bola Anak Dulu VS Kekinian, Asyik Yang Mana Nih?

Zaman semakin maju bawa banyak perubahan dalam kehidupan manusia. Nggak terkecuali yang dirasakan para anak bola nih. Sebagai fans sejati, mengikuti perkembangan zaman itu penting demi mendapatkan kebahagiaan nonton bola yang hakiki.
Nah, ada banyak perbedaan dari cara nonton anak bola dulu dan yang kekinian. Coba nostalgia yuk, kira-kira asyik yang mana sih?

Pos Ronda vs. Kafe
Zaman dulu, nonton bola sendirian rawan ketiduran dan kelewatan gara-gara jarang orang punya jam weker. Biar lebih asyik, nobarnya di pos ronda. Sambil jaga keamanan lingkungan, menunggu siaran langsung juga bakal lebih menyenangkan karena banyak teman. Kalau ngantuk ada yang diandalkan untuk membangunkan saat pertandingan dimulai.

Zaman sekarang, nobar rame-rame ya ke kafe. Biar mata betah melek, ngobrol dengan teman bakal menjadi senjata terbaik. Ditambah dengan kopi hitam agar mata tetap terbelalak sampai wasit meniup peluit panjang.

Koran vs. Internet
Ketika koran masih berjaya, orang yang kelewatan pertandingan cuma bisa berharap kabar bahwa timnya memenangkan pertandingan dari koran. Itu pun kalau pertandingannya nggak terlalu larut sehingga ikut dimuat. Kalau nggak dicetak ya harus menunggu koran besok. Sedih, kan?

Beda lagi dengan zaman sekarang. Kalau kelewatan, tinggal buka internet, browsing hasil pertandingan yang usai beberapa jam lalu, sudah kelihatan hasilnya. Ingin lebih lengkap, langsung cari highlights-nya di YouTube supaya nggak penasaran dengan proses-proses terjadinya gol.

Televisi  vs. Streaming
Masih ingat, bagaimana sulitnya mencari kanal televisi yang menayangkan klub kesayangan? Zaman dulu belum ada tv kabel. Pilihan pertandingan pun sangat terbatas. Kalau nggak disiarkan, ya sudah, cuma bisa pasrah saja.

Copyright © 2018 Tweet Bola · All rights reserved · WordPress Theme designed by Theme Junkie